Pola Makan Sehat Atlet Olimpiade, yuk kita intip

Pola Makan Sehat Atlet Olimpiade, Baru-baru ini Rakyat Indonesia dibuat bangga dengan Greysia Polii dan Apriyani Rahayu yang sukses meraih medali emas cabor bulu tangkis nomor ganda putri Olimpiade Tokyo 2020. Kemenangan Greysia/Apriyani kali ini membuat tradisi emas bulu tangkis Indonesia di Olimpiade terus berlanjut. Greysia/Apriyani sukses mengalahkan ganda putri nomor satu dunia asal Jepang, Yuki Fukusima/Sayaka Hirota, pada laga terakhir Grup A. Pada babak semifinal, Greysia/Apriyani berhasil menumbangkan unggulan keempat asal Korea Selatan, Lee Sohee/Shin Seungchan. Greysia/Apriyani kemudian menyempurnakan penampilan mereka dengan mengalahkan mantan juara dunia sekaligus unggulan kedua, Chen/Jia, pada partai final Olimpiade Tokyo 2020.

Keberhasilan mereka meraih medali emas tidak luput dari doa orang tua, serta doa dan dukungan dari masyarakat Indonesia. Berlatih keras setiap harinya juga merupakan usaha untuk menang di Olimpiade Tokyo 2020. Selain itu mereka juga mengonsumsi vitamin untuk daya tahan tubuh mereka, serta menjaga pola makan mereka sehari-hari.

Pola makan sehari-hari atlet dan orang biasa pasti beda, baik dari banyaknya porsi dan kebutuhan gizi dalam tubuh. Semua tergantung jenis olahraga yang dijalani dan indeks massa tubuhnya. Pola makan sehat menjadi salah satu faktor pendukung utama bagi seorang atlet dalam kelangsungan karir dan terkait dengan prestasi.

Dokter spesialis gizi, dr. Nessa Wulandari, MGizi, SpGK mengatakan pemenuhan kebutuhan baik itu kalori, protein, lemak maupun karbohidrat seorang atlet tidak bisa sembarangan dan disesuaikan berdasarkan hasil pengukuran komposisi tubuh yang diinterpretasikan melalui dokter maupun tim ahli gizi.

Baca juga: Referensi Tepung Gluten free hingga Tepung Mocaf

Yuk kita intip, apa sih yang di konsumsi atlet pebulu tangkis yang memenangkan medali emas ini ya

1. Karbohidrat sebagai Sumber Energi Terbesar

Bagi setiap orang, konsumsi akan karbohidrat menjadi sangat penting. Pasalnya, zat ini merupakan sumber energi terbesar. Sementara bagi seorang atlet, hal ini menjadi tenaga utama saat latihan. Ketika kebutuhan karbohidrat tubuh tercukupi, zat ini akan disimpan di otot untuk diubah menjadi glikogen. Apabila konsumsi asupan ini tidak tercukupi, seluruh otot tubuh akan mudah lelah sehingga memengaruhi kinerjanya. Beberapa contoh makanan yang mengandung karbohidrat antara lain nasi, umbi-umbian, sereal, hingga pasta. 

2. Protein untuk Aktivitas Otot

Kemampuan otot untuk beraktivitas juga ditentukan oleh asupan protein yang masuk ke dalam tubuh. Protein berguna untuk membantu memperbaiki serta membangun kembali otot-otot setelah berlatih atau berolahraga. Tidak hanya itu, otot juga akan membantu fungsi tubuh saat karbohidrat menurun. Contoh makanan yang mengandung protein yakni telur, ikan, daging ayam, daging sapi, susu, kacang-kacangan, serta biji-bijian.

3. Lemak sebagai Sumber Energi Jangka Panjang

Lemak berkhasiat sebagai sumber energi dalam jangka panjang. Namun bagaimanapun, memilih lemak tidak boleh sembarangan. Hindari untuk mengonsumsi makanan dengan lemak tinggi karena memperlambat proses pencernaan di dalam tubuh. Makanan dengan kandungan lemak yang baik bisa diperoleh dari susu rendah lemak, biji-bijian, kacang-kacangan, serta daging tanpa lemak.

4. Air Putih untuk Mencegah Dehidrasi

Konsumsi air putih bertujuan untuk memperlancar proses pencernaan serta mencegah tubuh dari dehidrasi (kekurangan cairan). Dehidrasi bukan hanya membuat tubuh haus, melainkan juga bisa menyebabkan kelelahan serta menurunkan fokus dan konsentrasi saat beraktivitas. Idealnya, konsumsi cairan per hari sebanyak 8 gelas per hari atau disesuaikan dengan kebutuhan tubuh.

5. Sayur dan Buah untuk Asupan Vitamin

Kamu juga harus melengkapi asupan makanan dengan berbagai vitamin, seperti yang dilakukan oleh para atlet. Asupan vitamin bisa diperoleh dengan mengonsumsi sayur dan buah-buahan, seperti wortel, selada, kentang, jagung, tomat, belimbing, mangga, melon, pepaya, dan masih banyak lagi.

Tidak perlu khawatir jika tidak memiliki banyak waktu, kalian bisa mengonsumsi produk sehat dari Ladang Lima. Mengonsumsi Blackmond tiap harinya sudah mencukupi kebutuhan kalori, protein, dan lemak kalian. Karena di dalam kandungan Blackmond sendiri terbuat dari tepung singkong dan memiliki banyak kandungan almond di dalamnya.

Selain itu, tambahan vitamin juga kalian dapatkan di mie sayur Ladang Lima. Mie Ladang Lima merupakan makanan sehat karena mengandung sayuran dan tanpa proses penggorengan. Mie terbuat dari komposisi sayuran dan bahan alami lainnya. Rasa khas dari mie sayur ini karena terbuat dari bahan alami, tanpa bahan pengawet, tanpa pewarna, mengandung vitamin, mineral dan serat alami. Sayurnya pun ditanam secara organik, tanpa menggunakan bahan kimia apapun, sehingga warna yang dihasilkan terlihat alami dan rendah lemak.

Vanindya V. Yasmine

all author posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are makes.