Mencegah Lonjakan Gula Darah saat #dirumahsaja

Saat ini pemerintah sedang menerapkan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat. Kebijakan tersebut membuat masyarakat harus membatasi mobilitas dan berada di rumah saja.

Makan adalah salah satu cara untuk menghilangkan rasa bosan di rumah saja. Justru pola makan yang salah dan tidak terkontrol membuat gula darah melonjak tinggi. Lonjakan gula darah terjadi ketika gula darah naik dan kemudian turun tajam setelah aktivitas makan. Dalam jangka pendek, lonjakan gula darah bisa menyebabkan kelesuan dan rasa lapar. Seiring waktu, tubuh bisa jadi tidak dapat menurunkan gula darah secara efektif yang dapat menyebabkan diabetes tipe 2.

Lonjakan gula darah juga dapat menyebabkan pembuluh darah mengeras dan menyempit, yang dapat menyebabkan serangan jantung atau stroke. Berikut ini adalah beragam cara mencegah gula darah naik yang baik dilakukan demi kesehatan:

 

  • Jaga Berat Badan yang Sehat

Kelebihan berat badan atau obesitas dapat membuat tubuh lebih sulit menggunakan insulin dan mengontrol kadar gula darah. Hal ini dapat menyebabkan lonjakan gula darah dan risiko diabetes tipe 2 yang lebih tinggi. Cara persis kerjanya masih belum jelas, tetapi ada banyak bukti yang mengaitkan obesitas dengan resistensi insulin dan perkembangan diabetes tipe 2. Di sisi lain, penurunan berat badan telah terbukti meningkatkan kontrol gula darah.

  • Perbanyak Olahraga

Olahraga membantu mengontrol lonjakan gula darah dengan meningkatkan sensitivitas sel terhadap hormon insulin. Olahraga juga menyebabkan sel otot menyerap gula dari darah, membantu menurunkan kadar gula darah. Baik olahraga dengan intensitas tinggi maupun intensitas sedang terbukti dapat mengurangi lonjakan gula darah. Sebuah studi menemukan olahraga yang dilakukan sebelum sarapan mengontrol gula darah lebih efektif daripada olahraga yang dilakukan setelah sarapan. Meningkatkan olahraga juga memiliki manfaat tambahan untuk membantu penurunan berat badan sebagai pukulan ganda untuk memerangi lonjakan gula darah.

  • Kurangi Asupan Gula

Banyak orang ditengarai mengonsumsi 22 sendok teh (88 gram) gula tambahan per hari. Itu berarti menambahkan asupan energi dalam tubuh hingga 350 kalori. Asupan gula ini sebagian besar berasal dari makanan olahan dan siap saji, seperti permen, kue, dan soda. Padahal, tubuh dapat memecah gula sederhana ini dengan sangat mudah, sehingga dapat menyebabkan gula darah naik yang hampir seketika.

  • Lakukan Diet Rendah Karbohidrat

Karbohidrat inilah yang menyebabkan gula darah melonjak. Saat seseorang makan karbohidrat, zat ini dipecah menjadi gula sederhana. Gula tersebut kemudian masuk ke aliran darah. Saat kadar gula darah naik, pankreas melepaskan hormon yang disebut insulin yang mendorong sel untuk menyerap gula dari darah. Reaksi ini menyebabkan kadar gula darah turun. Melansir Health Line, banyak penelitian telah menunjukkan bahwa mengonsumsi makanan rendah karbohidrat dapat membantu seseorang mencegah lonjakan gula darah. Diet rendah karbohidrat juga memiliki manfaat tambahan, yaitu membantu penurunan berat badan, yang juga dapat mengurangi lonjakan gula darah. Ada banyak cara untuk mengurangi asupan karbohidrat, termasuk menghitung kandungan zat tersebut dalam makanan yang akan dimakan.

  • Makan Lebih Sedikit Karbohidrat Olahan

Karbohidrat olahan adalah gula atau biji-bijian olahan. Beberapa sumber karbohidrat olahan yang umum adalah gula pasir, roti putih, nasi putih, soda, permen, sereal sarapan, dan berbagai menu makanan penutup. Karbohidrat olahan telah dihilangkan dari hampir semua nutrisi, mulai dari vitamin, mineral dan serat. Karbohidrat olahan dikatakan memiliki indeks glikemik tinggi karena sangat mudah dan cepat dicerna oleh tubuh. Reaksi ini dapat menyebabkan lonjakan gula darah.

Baca juga: Referensi Tepung Gluten free hingga Tepung Mocaf

  • Minum Lebih Banyak Air

Tidak minum cukup air dapat menyebabkan lonjakan gula darah. Saat seseorang mengalami dehidrasi, tubuh mereka menghasilkan hormon yang disebut vasopresin. Hormon ini dapat mendorong ginjal untuk menahan cairan dan menghentikan tubuh membuang kelebihan gula dalam urine. Untuk mendapatkan cairan, jangan lupa lebih baik pilih air putih daripada jus manis atau soda, karena kandungan gulanya akan menyebabkan lonjakan gula darah.

  • Makan Lebih Banyak Serat

Serat terdiri dari bagian makanan nabati yang tidak dapat dicerna oleh tubuh. Nutrisi ini sering dibagi menjadi dua kelompok, yakni serat larut dan serat tidak larut. Serat larut khususnya, dapat membantu mengontrol lonjakan gula darah. Pasalnya, serat ini larut dalam air untuk membentuk zat seperti gel yang dapat membantu memperlambat penyerapan karbohidrat di usus. Reaksi itu bisa menghasilkan kenaikan dan penurunan gula darah yang stabil, bukan lonjakan. Serat juga bisa membuat seseorang merasa kenyang lebih lama, mengurangi nafsu makan dan asupan makanan. Sumber serat larut yang baik meliputi: Kacang-kacangan, Buah, dan Sayuran.

Mengonsumsi produk Ladang Lima sudah melengkapi kebutuhan karbohidrat, serat, dan mineral kita. Produk Ladang Lima terbuat dari bahan singkong yang memiliki indeks glikemiks yang rendah, sehingga aman untuk dikonsumi sehari-hari. Tidak mengandung bahan pengawet, pewarna buatan, dan pastinya gluten free.

 

 

 

Sumber: https://health.kompas.com/

 

Tepung Ladang Lima 500gr

Pancake Mix 220gr

Pumpberry 180gr

Mie Beet 76gr – Low Gluten

Vanindya V. Yasmine

all author posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are makes.