Mengenalkan Anak pada Pangan Lokal

Banyak hal positif yang bisa ditanamkan pada anak-anak sejak dini, salah satunya adalah mengenalkan aneka pangan lokal.

Apalagi, saat ini masyarakat cenderung menyukai makanan-makanan dari negara lain atau makanan cepat saji.

Padahal, pangan lokal juga nggak kalah lezat dan punya segudang manfaat buat tubuh, lho. Misalnya aja singkong atau ubi kayu. Bahan pangan lokal yang satu ini ternyata bisa dikonsumsi sebagai pengganti nasi karena mengandung karbohidrat kompleks, rendah glikemiks, dan gluten free. Sehingga aman untuk siapa saja!

Menurut organisasi pangan dunia FAO, singkong merupakan bahan pangan yang banyak diproduksi di Asia, termasuk Indonesia. Bahkan, Indonesia menduduki posisi ketiga negara penghasil singkong terbesar di dunia yang memiliki 4 sentra produksi, yakni Lampung, Sumatera Utara, Yogyakarta, dan Jawa.

Menikmati singkong juga mudah. Singkong bisa diolah dengan cara digoreng atau dikukus. Tapi, ada pula yang mengolah singkong menjadi aneka cemilan, seperti lemet singkong, kroket, gethuk, keripik, combro, hingga singkong goreng.

Berikut ini cara yang bisa dilakukan untuk mengenalkan pangan lokal pada anak!

Sajikan Makanan di Sekitar Anak

Parents, salah satu cara paling mudah mengenalkan pangan lokal adalah dengan menyajikan makanan, misalnya singkong, di sekitar anak-anak, sehingga mereka melihat bentuk singkong secara langsung dan merasa penasaran. Singkong baik dikonsumsi untuk anak-anak yang masih balita hingga orang dewasa.

Berikan Contoh Secara Langsung

Anak biasanya mudah meniru tindakan orang-orang yang ada di sekitarnya. Hal ini bisa dimanfaatkan untuk mengenalkan pangan lokal, lho. Yakni dengan memakan makanan di depan anak. Tapi, jangan tunjukkan ekspresi berlebihan. Yang penting tunjukkan bahwa makanan yang dimakan enak dan parents menikmatinya. Jika sudah tertarik, parents bisa mengajak anak-anak makan bersama-sama.

Kenalkan Makanan Secara Bertahap

Kenalkan secara bertahap dengan cara menyediakan makanan atau pangan lokal yang kira-kira anak mulai suka untuk memakannya. Hindari memberikan makanan baru dalam satu waktu dan sajikan dalam porsi kecil terlebih dulu.

Hindari Memaksa Anak-anak

Setiap anak menikmati makanan baru dengan cara yang berbeda-beda. Ada yang memakannya dalam bentuk polos atau dicampur bersama makanan lain. Parents perlu memahami pola makan anak. Jadi, jangan mudah menyerah dan marah jika anak-anak tidak langsung menyentuh makanan baru yang parents sajikan, ya!

Ajak Anak Berbelanja dan Masak

Anak akan senang mengamati aneka pangan lokal secara langsung. Oleh karena itu, parents bisa mengajak mereka berbelanja ke pasar tradisional atau ke festival yang diadakan pemerintah setempat sembari mengenalkan jenis pangan lokal. Setelah belanja, parents juga bisa memasak serta mengkreasikan bahan-bahan pangan lokal yang sudah diperoleh bersama anak.

Buat parents yang belum ada waktu mengenalkan pangan lokal secara langsung pada anak-anak, nggak perlu khawatir karena Ladang Lima punya produk tepung Pancake Mix untuk membuat pancake instan. Uniknya, tepung pancake ini dibuat dari bahan pangan lokal, yaitu tepung singkong dan gula kelapa, tanpa telur dan susu. Dilengkapi dengan buah Cranberry kering sebagai topping.

Pastinya bisa menjadi sumber serat dan lebih sehat karena nggak mengandung perasa atau pengawet, bebas gluten, serta rendah glikemik indeks. Jadi, sekarang parents nggak perlu bingung lagi karena parents bisa membuat kreasi pancake bersama anak-anak sekaligus mengenalkan pangan lokal, yakni singkong. Tunggu apalagi? Langsung aja beli di www.ladanglimastore.com !!!


Gambar

Photo oleh Tanaphong Toochinda via Unsplash

Sumber

Abbott Family

Nabila Amelia

all author posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are makes.