Puasa Berisiko Bikin BB Naik! Intipin Tips ini Agar Berat Badan Tetap Ideal

Ketika berpuasa, tubuh cenderung tidak makan dan minum selama 10 jam. Tidak hanya itu, saat berpuasa, jam makan kita dalam sehari cuman terbagi menjadi 2 waktu, yaitu saat sahur dan juga saat berbuka. Sehingga, sebetulnya puasa sendiri dapat membantu kita detoks tubuh dengan bonus penurunan berat badan. Tetapi, ada beberapa orang yang juga bisa mengalami kenaikan berat badan saat menjalani ibadah puasa. Apa saja ya penyebabnya?

Penyebab Naiknya Berat Badan Saat Puasa

1. Mengonsumsi makanan berat badan saat puasa

Setelah menahan lapar seharian, kita cenderung ingin memakan banyak hal saat berbuka tiba. Hal inilah yang bisa menyebabkan kenaikan berat badan, dikarenakan sulitnya untuk mengontrol porsi makan.

2. Banyak mengonsumsi makanan manis

Berbukalah dengan yang manis, itulah salah satu ungkapan yang terkenal ketika berpuasa. Namun, kita sering lupa, bahwa gula yang dikonsumsi tidaklah selalu alami, tetapi justru malah mengonsumsi gula buatan seperti makanan dan minuman yang mengandung pemanis buatan. Pemanis buatan sendiri mengandung gula yang dapat membuat berat badan meningkat dengan mudah.

3. Malas bergerak

Puasa dijadikan alasan untuk malas bergerak dikarenakan kurangnya asupan nutrisi harian. Tidak hanya itu beberapa kebiasaan buruk sering kita lakukan yang ternyata dapat memicu naiknya berat badan seperti langsung tidur setelah sahur dan juga tidur-tiduran setelah berbuka.

Lalu, gimana ya caranya agar berat badan tetap ideal meskipun sedang berpuasa?

1. Tetap kontrol porsi makan

Saat berpuasa, usahakan tetap kontrol makanan. Makan secukupnya jangan sampai perut terasa begah. Jika dirasa masih lapar, kamu bisa makan lagi setelah melakukan ibadah tarawih.

2. Perhatikan makanan yang masuk ke dalam tubuh

Setelah berbuka, jangan asal sembarang mengonsumsi makanan dengan alasan lapar. Tetap perhatikan makanan yang masuk ke dalam tubuh, seperti mengonsumsi makanan yang tidak tinggi gula atau pemanis buatan dan juga makanan yang tinggi lemak seperti gorengan. Hal ini dikarenakan, makanan yang digoreng mengandung lemak tinggi dan cenderung lebih lambat diproses dibandingkan nutrisi lainnya. Kamu bisa mulai mengolah masakanmu dengan ditumis, dikukus, dipanggang, direbus.

3. Luangkan waktu 30 menit untuk berolahraga

Saat puasa, kamu tetap harus beraktivitas fisik dan berolahraga. Hal ini bisa membantu kamu untuk membakar lemak dalam tubuh. Tidak perlu memilih olahraga dengan intensitas yang berat, cukup lakukan latihan fisik sederhana dan mudah seperti berjalan kaki atau jogging, setidaknya 30 menit setiap hari.


Sumber:

Delavira Rahmalia Kansha

all author posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are makes.