Program Healthypreneur yang diselenggarakan oleh Ladang Lima pada awal April 2021 disambut antusias oleh masyarakat luas, khususnya para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di bidang kuliner. Sejak pendaftaran dibuka sejak 12 April hingga 24 April, terdapat lebih dari 1000 peserta ikut mendaftar program inkubasi bisnis tersebut.

Healthypreneur oleh Ladang Lima adalah program bisnis bersama Ladang Lima, di mana para entrepreneur berkreasi menggunakan olahan pangan lokal dari Indonesia yaitu Tepung Singkong, untuk menjadi produk yang sehat dan dapat dikonsumsi oleh semua masyarakat Indonesia. Di masa pandemi seperti ini, kita dituntut survive untuk menjaga imun tubuh tetap terjaga dan mengubah ke gaya hidup lebih sehat. Salah satunya dengan mengonsumsi makanan sehat bebas gluten.

Banyaknya peserta yang mendaftar Healthypreneur menunjukkan bahwa animo masyarakat, khususnya para pelaku UMKM terhadap peluang bisnis kuliner yang menyehatkan dengan memanfaatkan tepung singkong (mocaf) sangat tinggi.

 

Kenapa harus Tepung Singkong?

Tepung Singkong selain mudah ditemukan di Indonesia, juga memiliki kandungan yang aman untuk tubuh, karena singkong tidak memiliki kadar gluten (Gluten Free) sehingga baik untuk pengidap autis, maupun penderita seliak dan memiliki kadar glukosa yang rendah sehingga baik sekali untuk penderita Diabetes Melitus. Selain itu tepung singkong Ladang Lima merupakan tepung mocaf, yang artinya tepung singkong yang telah dimodifikasi sehingga dapat digunakan sebagai pengganti terigu. Tepung Singkong Ladang Lima bisa dijadikan olahan cake, cookies, bakery, dan lainnya.

Program Healthypreneur ini diselenggarakan bukan sebatas memperkenalkan tepung singkong (mocaf) sebagai alternatif yang lebih menyehatkan pengganti tepung terigu dan bagaimana cara memanfaatkannya pada olahan makanan, melainkan juga sebagai inkubasi bisnis bagi para pelaku usaha agar lebih memahami bagaimana memulai bisnis dan cara memasarkan produk.

Karena itu, di dalam program Healthypreneur ini terdapat 4 sesi/kelas yang harus diikuti oleh para peserta. Di setiap kelas para peserta akan dibimbing dan diberikan materi oleh coach ternama, di antaranya Chef sekaligus Founder Natural Cooking Club, Fatmah Bahalwan, lalu CEO dan Founder dari Serasa Food, Yuszak M. Yahya, CEO Ladang Lima, Raka Bagus, dan CEO Foodizz The First F&B Education Platform di Indonesia, Rex Marindo.

Baking Class menjadi kelas pertama yang dimentori oleh Fatmah Bahalwan. Di kelas tersebut, sebanyak 200 peserta yang hadir diwajibkan untuk me-rebake resep yang telah diajarkan oleh ibu Fatmah. Para peserta juga bisa berkreasi memanfaatkan mocaf Ladang Lima untuk membuat resep yang menarik. Hanya 100 peserta dengan kreasi, rebake maupun membuat resep baru paling menarik yang lolos ke kelas selanjutnya.

Kelas selanjutnya merupakan kelas Business & Finance Class yang dimentori oleh Yuszak M. Yahya. Para peserta mendapatkan materi tentang pengelolaan keuangan yang baik. Selanjutnya, para peserta diwajibkan membuat business plan terbaik. Lima puluh peserta terbaik berhak lolos ke kelas selanjutnya.

Branding & Design Class yang dimentori oleh Raka Bagus menjadi tahap ketiga yang mesti dilalui oleh para peserta. Di kelas tersebut, para peserta mendapatkan materi mengenai pentingnya branding dan desain pada suatu produk. Pada tahap ini, para peserta juga mendapatkan kelas Marketing & Strategy Class bersama Rex Marindo. Materi yang disampaikan pada kelas tersebut mengenai strategi marketing yang baik dalam mempromosikan suatu produk.

Kemudian ke-50 peserta tersebut diminta untuk menyempurnakan kembali business plan mereka dengan tambahan branding dan strategi marketing yang menarik. Sehingga dipilihlah 25 peserta terbaik yang memasuki Market Validasi. Pada tahap ini, ke-25 peserta akan mempresentasikan business plan di hadapan para juri. Nantinya, para juri akan menentukan 3 peserta terbaik yang berhak mendapatkan award berupa uang tunai senilai total 50 juta rupiah.

Harapannya, ke-3 peserta terbaik yang terpilih nantinya dapat benar-benar mengimplementasikan business plan yang sudah dibuat agar dapat benar-benar menjadi entrepreneur sejati. Selanjutnya, tahap final dan penjurian akan berlangsung pada 24 Mei 2021 dan pengumuman juara pada 29 Mei 2021.

Bagi yang tidak terpilih nantinya jangan berkecil hati. Bukan berarti business plan yang dibuat buruk atau gagal. Hanya saja butuh disempurnakan, lalu diimplementasikan nantinya. Karena harapannya, seluruh peserta yang pernah mengikuti Healthypreneur ini bisa menjadi penopang roda perekonomian dan agen perubahan untuk Indonesia yang lebih sehat.

Leave a Comment

Your email address will not be published.

X
Selamat datang Ladang Lima Store
Selamat datang di ladanglimastore.com
WooChatIcon 0
X
We would like to show you notifications for the latest news and updates.
Dismiss
Allow Notifications